Sumber Sari Jadi Lumbung Pangan Kukar, Kades Dorong Produk Unggulan Lokal

Sabtu, 19 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertanian Desa Sumber Sari

Pertanian Desa Sumber Sari

Tenggarong – Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dikenal sebagai salah satu desa penopang kebutuhan pangan di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dengan total 318 sektor lahan produktif, wilayah ini menghasilkan panen padi dua kali dalam setahun.

Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno, menyebut potensi sektor pertanian di desanya sangat besar.

Ia menilai pertanian menjadi kekuatan utama ekonomi desa yang masih bertahan secara mandiri tanpa keterlibatan besar dari perusahaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutrano menyebutkan produktivitas rata-rata 4,5 hingga 5 ton per hektare, total panen gabah desa ini bisa mencapai seribu ton. Jika dikalkulasi dengan harga pasaran sekitar Rp300.000 per kuintal, nilai ekonominya tergolong signifikan.

“Beras kami di sini ada tujuh tempat penggilingan padi, itu milik pribadi. Karena memang secara kulturnya, dari mulai saya masih kecil kan saya asli orang sini sudah ada penggilingan padi itu. Dan itu berkembang terus nambah, nambah, nambah,”  jelasnya, baru baru ini.

Sutarno menjelaskan sistem pertanian di desanya sudah berjalan mandiri. Petani tidak hanya menanam dan memanen, tetapi juga menggiling gabah menjadi beras serta mendistribusikannya sendiri ke pasar-pasar tradisional.

“Selain produksi gabah sendiri, kami produksi beras sendiri, dilempar ke pasar sendiri, dagangnya juga orang sini,” tuturnya

Meski begitu, ia mengakui bahwa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) belum sepenuhnya berperan dalam rantai distribusi pertanian karena petani lebih memilih jalur langsung atau melalui tengkulak lokal.

“Mereka mungkin kesulitan mengembangkan BUMDes ini. Tapi kan nanti BUMDes mau bergerak di sini. Kita ini banyak tengkulak langsung. Kalau kita nggak beli dari tengkulak, otomatis harga pasti naik,” ujarnya.

Ia juga menyebut, harga beras yang tinggi saat ini mencapai Rp15.000 per kilogram membuat petani lebih memilih menjual langsung ke pasar untuk mendapat keuntungan maksimal.

“Makanya keuntungan kita: petani bisa jual sendiri ke pasar. Walaupun sebagian juga tentu kalau pas harga turun pada saat panen, itu pun sekarang juga nggak terlalu turun-turun,” katanya.

Petani umumnya memasarkan hasil panennya ke pasar mingguan dan malam di sekitar wilayah Kukar, seperti Pasar Selasa dan Pasar Malam di Tenggarong.

Sementara itu, sambung dia, untuk produk turunan pertanian, Desa Sumber Sari berencana mulai merintis produk unggulan dan olahan lokal. Namun, pengorganisasian penjualan secara kolektif melalui BUMDes masih menjadi tantangan tersendiri.

“Untuk pengorganisasian saja belum. Ini jualnya lewat BUMDes saja. Nah, ini yang belum. Tengkulak yang levelnya desa lah. Atau petani lah, petani sendiri yang punya kelebihan mengakomodir teman-teman untuk melempar ke pasar,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah
Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT
18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK
Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun
Potensi Waduk Separi Jadi Wisata dan Sumber Kehidupan Warga
Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur
DPMD Kukar Mulai Persiapkan Pilkades Serentak 2027, Libatkan 107 Desa
Arianto Sebut Program Dana Rp150 Juta per RT dalam Tahap Persiapan

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 23:15 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 November 2025 - 23:13 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:48 WITA

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:46 WITA

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Sabtu, 27 September 2025 - 09:36 WITA

Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur

Berita Terbaru

Pemerintah Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan produk unggulan yakni pohon nipah.

DPMD Kukar

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 Nov 2025 - 23:15 WITA

Sebanyak 18 warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Katanegara (Kukar) mendapat bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar.

DPMD Kukar

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Jumat, 3 Okt 2025 - 09:48 WITA

Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) menyimpan beragam potensi wisata alam yang siap dikembangkan. Lanskap desa yang dikelilingi hutan dan perbukitan membuat wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

DPMD Kukar

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Rabu, 1 Okt 2025 - 09:46 WITA