Balikpapan – Penjabat sementara Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) yang bernama Bambang Arwanto, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kalimantan Timur.
Ia didampingi oleh Dandim 0906/Kkr Letkol Damai Adi Setiawan dan Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman. Pertemuan tersebut dilaksanakan bersama Tim Pemantau Pengembangan Politik Daerah untuk membahas persiapan Pilkada Serentak 2024 di Ballroom Novotel Balikpapan pada hari Rabu.
Dalam kegiatan tersebut, Pjs Bupati Kukar ditemani oleh Kaban Kesbangpol Rinda Desianti, Camat Samboja Barat Burhanuddin, Camat Muara Jawa Muhammad Ramli, Plt Kadiskominfo Solihin, Kabid PPHD Satpol PP Rasidi, Kabid Linmas Satpol PP Sanitya Warman, serta perwakilan dari KPU dan Bawaslu Kukar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan dimulai dengan penyampaian paparan dari Forkopimda Kaltim, Ketua DPRD Hasanuddin, Sekprov Sri Wahyuni, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Anggara Sitompul, bersama perwakilan dari Polda dan Kajati Kaltim. Lalu diskusi/dialog tentang tema “Memperkuat Sinergitas Forkopimda dalam Mendukung dan Mengawal Sukses Pilkada Serentak 2024” pun berlanjut.
Lanjut dari pemaparan pelaksanaan Pemilihan Umum serentak tahun 2024, yang disampaikan oleh Ketua KPU dan Bawaslu Kalimantan Timur, yakni Fahri Idris dan Hari Darmanto. Setelah penyampaian oleh Forkopimda, KPU, dan Bawaslu Kaltim, dilanjutkanlah diskusi dengan peserta Rakor yang turut hadir.
Bambang Arwanto menegaskan bahwa Kukar adalah salah satu daerah yang tergolong rawan, dengan tingkat kerawanan mencapai 44,28% dan menjadi yang tertinggi di Provinsi Kaltim. Potensi pemilihnya juga besar, sehingga tingkat kerawanan atau kemungkinan gesekan meningkat.
Namun, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan stafnya selalu bekerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kutai Kartanegara.
“Insyaallah, segala hal bisa diatasi, termasuk menjaga netralitas aparat seperti TNI-Polri dan ASN. Saat ini, segalanya berjalan dengan lancar dan baik,” tutur Pjs Bupati Kukar.















