Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah ingin supaya OPD paham tentang titik kritis pada pelaksanaan pembangunan yang efektif, efisien, berorientasi pada hasil, serta memaksimalkan sumber daya yang dimiliki, dimulai dengan proses perencanaan.
Hal ini disampaikan Edi Damansyah saat sambutan tertulisnya dibacakan oleh Sekda Kukar Dr. Sunggono di Forum Lintas Perangkat Daerah Dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2025 di Bappeda Tenggarong, Rabu (13/3/2024).
“Saya ingin OPD mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki sehingga hasil pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pembangunan tahun sebelumnya menitikberatkan pada optimalisasi sinergisitas antar stakeholders, baik secara internal maupun eksternal,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dirinya berpendapat keadaan tersebut tentu menjadi perhatian bersama, sebab pembangunan sebagai upaya sistemik yang harus dilakukan secara simultan serta terintegrasi dalam bingkai pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Ada 4 pencapaian tujuan pembangunan daerah :
- pertama yakni peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat
- kedua yakni perluasan kesempatan kerja dan lapangan berusaha
- ketiga yakni meningkatkan akses layanan publik
- keempat yakni daya saing daerah.
Harapan Bupati Kukar Kepada OPD
Goals dari tujuan pembangunan daerah itu harus bisa diterjemahkan serta dipahami oleh semua Kepala Perangkat Daerah dengan baik, seperti tugas, fungsi maupun kewenangan dari masing-masing Perangkat Daerah.
Wujud dari komitmen pelaksanaan tugas maupun fungsi Perangkat Daerah itu tergambar dari tujuan serta sasaran dari masing-masing Perangkat Daerah.
Hal itu tertulis pada Peraturan Bupati (Perbup) Kukar No.13/2021 tentang Rencana Strategis Perangkat Daerah tahun 2021-2026, yang selanjutnya ditetapkan sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) Perangkat Daerah.
Rencana Strategis itu akan menjadi pedoman semua Kepala Perangkat Daerah, untuk menyusun RKPD pada setiap tahunnya sesuai dengan kaedah-kaedah perencanaan yang tertib serta bertanggung jawab.
“Forum lintas perangkat daerah merupakan momentum untuk kita semua dalam menyampaikan Rencana Kerja tahun 2025, yang diikuti dengan analisa dukungan dari Perangkat Daerah lainnya yang saling terkait,” tuturnya.
Keberhasilan forum itu sangat erat kaitannya dengan kapasitas maupun kualitas sumber daya manusia dari masing-masing perangkat daerah yang didukung dengan ketersediaan analisis serta informasi yang diperoleh masing-masing pejabat pengampu program dan kegiatan di masing-masing perangkat daerah.
Oleh sebab itu, pelaksanaan kegiatan hari ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Kukar, untuk membangun budaya kerja kolaboratif dengan memberikan ruang bagi semua Kepala Perangkat Daerah dalam menyampaikan strategy serta program kerjanya secara sistematis dan informatif.
Hal ini agar dapat menjadi referensi untuk semua Kepala Perangkat Daerah dalam menyempurnakan strategy maupun kebijakan prioritas pada dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah tahun 2025.
“Sebagai pimpinan Pemkab Kukar saya berharap momentum ini dapat berjalan secara optimal, sesuai dengan target dan tujuan yang diamanatkan oleh Peraturan Perundang-undangan. Seiring dengan hal tersebut kami berharap Gugus Tugas Kukar Idaman dapat mengkritisi dan memberikan pandangan yang konstruktif bagi kualitas perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan oleh masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.
Dirinya juga menekankan supaya pendekatan kewilayahan semua Camat, Lurah maupun Kepala Desa, bisa memberikan masukan serta informasi tentang hasil perencanaan yang dilakukan secara bottom up.
Hal ini agar dapat menjadi perhatian semua Kepala Perangkat Daerah untuk menentukan fokus prioritas pada setiap program seiring dengan kebutuhan masyarakat yang ada di masing-masing wilayah.















