Tenggarong – Maslianawati Edi Damansyah selaku Pembina Majelis Taklim Ahlusunnah Wal Jama’ah (Aswaja) Kutai Kartanegara (Kukar), membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) serta mengukuhkan pengurus Majelis Taklim Aswaja Kukar Periode 2025-2030.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Mulawarman Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Jumat (10/5/2025) sore.
Kegiatan diawali dengan pengukuhan pengurus Majelis Taklim Aswaja yang dilakukan oleh pembina Majelis Taklim Aswaja Kukar, Maslianawati Edi Damansyah dengan ditandai pembacaan Surat Keputusan (SK) Pembina Majelis Taklim Aswaja Kukar 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Majelis Taklim Aswaja Kukar Periode 2025-2030 dijabat kembali oleh Ihsanul Karim untuk yang kedua kalinya.
Kata Maslianawati, Rakerda ini jangan hanya sekedar seremoni saja, namun jadikanlah pertemuan ini bagaimana menyusun program-program baru kedepan dengan program yang benar-benar menyentuh masyarakat Kukar.
“Saya sebagai pembina, menginginkan kedepaannya masing-masing pengurus Majelis Taklim Aswaja di 20 Kecamatan. Untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial, dan saya juga meminta per Triwulan ada laporan kegiatan ke pengurus kabupaten”, ujar istri Bupati Kukar tersebut.
Maslianawati mengatakan adanya kegiatan dan laporan per Triwulan Aswaja di kecamatan, agar Pemkab Kukar dapat memberi anggaran. Meskipun di tahun ini anggaran yang diberikan tak sebesar anggaran pada tahun lalu.
Meskipun terbatasnya anggaran yang diberikan, pengurus Aswaja Kabupaten akan tetap turun ke lapangan untuk menjalankan kegiatan, diantaranya Sunatan Massal, Pelatihan Fardhu Kifayah, serta Pengajian Akbar bersama dengan pengurus Aswaja Kecamatan.
“Jadi saya berharap, pengurus Majelis Taklim Aswaja 20 Kecamatan di wilayah Kukar, ayok bergerak jangan ada bantuan saja baru bergerak karena ini sebagai sarana dakwah Islam,” ujarnya.
Ketua MUI Kukar KH. Abdul Hanan, Kasi Bimas Islam Kemenag Kukar Fairuz Khalil, beserta para tamu undangan lainnya ikut hadir di acara ini.















