Tenggarong – Pemerintah Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya meringankan beban masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial secara rutin. Bantuan tersebut bersumber dari Dana Desa (DD) dan menyasar warga kurang mampu di wilayah tersebut.
Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno, menjelaskan bahwa salah satu penggunaan Dana Desa memang diarahkan untuk penanggulangan kemiskinan. Salah satu bentuk bantuan tersebut adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang hingga kini masih tetap dialokasikan.
“Kalau BLT itu kan wajib, jadi masih tetap kita anggarkan. Jumlahnya memang nggak seberapa, saya pun lupa tepatnya. Tapi BLT itu masih kita bagi kok, meskipun tidak banyak,” jelasnya, baru-baru ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, tidak semua penerima BLT tergolong miskin secara ekstrem. Ia menyebut, kategori penerima bantuan di desanya umumnya adalah warga lanjut usia, janda tua, atau warga yang tidak lagi produktif karena sakit atau tidak memiliki penghasilan tetap.
“Di sini dibilang miskin itu biasanya karena faktor usia. Ada yang janda tua, nggak bisa kerja, atau kepala keluarga yang sendiri. Itu yang kita bantu. Kalau yang benar-benar nggak bisa makan enggak ada,” katanya.
Sutarno menambahkan, pihaknya juga masih menemukan beberapa kasus yang memerlukan perhatian khusus. Misalnya, anak-anak yatim yang belum produktif, atau warga yang kehilangan pasangan pencari nafkah dan belum punya penghasilan mandiri.
“Kemarin juga ada kasus ibu rumah tangga, suaminya meninggal, dia belum punya usaha. Itu kita kasih BLT juga. Ada juga anak-anak yang orang tuanya sudah nggak ada, sementara dia masih sekolah. Itu juga jadi perhatian kami,” ungkapnya.
Selain BLT, sebagian warga Sumber Sari juga masih menerima Bantuan Keuangan Khusus (BKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Program Keluarga Harapan (PKH).
Namun, Sutarno menegaskan bahwa penerima BLT di luar warga yang sudah terdaftar dalam program bantuan reguler pemerintah tersebut.
“BLT yang kita bagi itu di luar yang sudah dapat PKH atau BPNT. Kita prioritaskan yang belum tersentuh bantuan lain,” pungkasnya.
Adapun luas wilayah Desa Sumber Sari mencapai 1.416 hektare dengan jumlah penduduk sekitar 3.500 jiwa yang tersebar dalam lebih dari 1.000 kepala keluarga.















