Tenggarong – Pemerintah Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartangera (Kukar) terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan demi menunjang aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Dua ruas jalan utama, yakni Jalan Manunggal dan Jalan Harjo Sumarto, menjadi fokus utama usulan pembangunan tahun ini.
Kepala Desa Ponoragan, Sarmin, mengungkapkan bahwa masih ada beberapa bagian jalan desa yang belum tersentuh semenisasi.
Ia berharap pembangunan bisa segera terealisasi lewat pengajuan resmi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jalan Manunggal masih sekitar dua kilometer yang belum disemenisasi dan Jalan Harjo Sumarto sekitar 500 meter lagi. Kami sudah masukkan ke SIPD lewat usulan. Mudah-mudahan realisasi tahun ini,” kata Sarmin, baru baru ini.
Sarmin menjelaskan bahwa sebagian ruas Jalan Manunggal sejauh 1,5 kilometer telah dibangun dengan dukungan anggaran dari Anggaran Dana Desa (ADD) serta pokok-pokok pikiran (pokir) anggota dewan. Keberlanjutan pembangunan jalan ini sangat penting karena fungsinya sebagai jalur poros antar desa.
“Yang penting jalan itu bisa nyambung dan nyaman dilewati. Kasihan petani kalau bawa hasil pertanian lewat jalan rusak,” tegasnya.
Sarmin menyebutkan jalan tersebut menjadi akses vital yang menghubungkan Ponoragan ke desa tetangga seperti Sumber Sari dan Bukit Biru. Oleh karenanya, pihkanya terus mendorong perbaikan dengan menggandeng berbagai instansi.
Tak hanya fokus pada jalan utama, Sarmin juga mengungkapkan kebutuhan peningkatan jalan lingkungan per RT serta penerangan jalan. Sejumlah usulan telah disampaikan ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar.
“Untuk jalan lingkungan per RT, kami juga sudah usulkan ke Perkim, termasuk soal penerangan jalan,” ujarnya.
Ia menilai respons positif sudah ditunjukkan oleh Perkim, termasuk dengan perbaikan lampu jalan yang mati dan penambahan penerangan berbasis tenaga surya. Dinas Perhubungan Kukar juga telah menindaklanjuti kebutuhan ini di lapangan.
“Alhamdulillah dari Perkim kemarin sudah ada tanggapan. Lampu yang mati sudah diperbaiki dan yang baru akan ditambah tenaga surya. Dinas Perhubungan juga sudah turun, sekitar 25 titik, sudah berjalan,” ungkap Sarmin.
Sarmin juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar yang turut memfasilitasi perencanaan pembangunan desa melalui pembinaan musyawarah dan penguatan peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Dengan koordinasi yang baik, diharapkan perbaikan infrastruktur di Ponoragan bisa segera terwujud.
“Sinergi yang kuat antara pemdes, DPMD, Dishub, dan Disperkim, kami optimis target pembangunan infrastruktur bisa tercapai lebih cepat dan tepat sasaran,” pungkasnya.















