Tenggarong – Pemerintah Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peran aktif pemuda dalam pembangunan desa melalui penguatan Karang Taruna. Meski belum berjalan maksimal, kepedulian terhadap pengembangan generasi muda dinilai menjadi kunci keberlanjutan pembangunan di tingkat desa.
Kepala Desa Ponoragan, Sarmin, menyampaikan bahwa Karang Taruna sudah terbentuk dan memiliki struktur organisasi lengkap, mulai dari ketua, bendahara, hingga unit-unit kegiatan seperti olahraga, kesenian, dan keagamaan. Namun, aktivitasnya masih belum sepenuhnya optimal.
“Kegiatan Karang Taruna jujur belum sesuai harapan saya. Saya menginginkan generasi muda jadi motor penggerak,” ujar Sarmin, belum lama ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memahami bahwa kesibukan masing-masing anggota menjadi tantangan tersendiri, sehingga program yang direncanakan belum bisa dijalankan secara konsisten.
Meski begitu, ia tetap memberikan dukungan penuh terhadap semua inisiatif positif anak-anak muda di desanya.
“Tapi kendalanya, anak-anak muda yang tergabung juga punya kesibukan masing-masing. Jadi belum fokus,” ujarnya.
“Prinsip saya, sepanjang program kerja itu berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan anak muda, tetap saya dukung,” sambung Sarmin.
Menurut Sarmin, regenerasi sangat penting disiapkan dari sekarang. Generasi muda adalah penerus yang kelak akan melanjutkan pembangunan desa, sehingga keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan sosial dan produktif menjadi hal yang strategis.
“Karena generasi muda ini penerus kita. Pembangunan nanti mereka yang melanjutkan,” ujarnya.
Karang Taruna di sini, kata dia, telah memiliki sekitar 20 anggota aktif. Meski belum sepenuhnya maksimal dalam kegiatan, Sarmin menilai kemajuan ini sebagai langkah awal yang patut diapresiasi.
“Harus ada kaderisasi. Anggotanya sekarang sekitar 20 orang, mungkin lebih. Alhamdulillah, walaupun belum maksimal, anak muda sudah mulai tampil. Harapan saya mereka nanti bisa bersaing dan tidak jadi penonton,” tuturnya.
Ia menambahkan, Karang Taruna harus mampu menciptakan kesempatan dan ruang bagi pemuda untuk berkembang, bahkan berkontribusi secara ekonomi maupun sosial di desanya.
Lebih lanjut, ia menambahkan pihaknya dalam membina Karang Taruna ini turut mendapatkan dukungan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar. Melalui program fasilitasi kelembagaan dan peningkatan kapasitas organisasi kepemudaan, DPMD ikut mendorong lahirnya kader-kader muda desa yang berdaya saing.
“Tapi semua itu perlu proses dan waktu. Tidak mudah, tapi harus disiapkan,” pungkasnya.















