Tenggarong – Pemerintah Desa Perdana, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai melakukan langkah nyata dalam menangani persoalan sampah yang selama ini belum tertangani secara optimal.
Pada tahun 2025 ini, pengelolaan sampah menjadi salah satu fokus program prioritas melalui penganggaran sarana pendukung.
Kepala Desa Perdana, Pitoyo mengakui bahwa selama ini pengelolaan sampah di wilayahnya belum menunjukkan perkembangan signifikan. Namun tahun ini, pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk pengadaan tempat sampah dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau terkait sampah, memang selama ini belum ada progres. Namun di tahun ini tadi sudah kita anggarkan, baik tempat sampah maupun TPA-nya. Hanya saja yang kurang adalah alat angkutnya,” ujarnya, Rabu (14/5/2025)
Menurutnya, keberadaan unit pengangkut sampah menjadi kendala utama yang menghambat kelancaran program ini. Untuk itu, kami telah berupaya mengusulkan pengadaan unit angkut kepada pemerintah daerah.
“Terkait teknis tenaga kerja yang lemah, ini sudah kita progres. Kemarin kita juga sempat bersurat ke Bapak Bupati terkait pengadaan unit sampah. Saya rasa itu adalah kendalanya. Kalau sudah ada unit sampahnya, aman. Ini sudah bisa berjalan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengajukan proposal resmi sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Sudah kami ajukan,” jawabnya singkat
Pitoyo berharap bahwa seluruh upaya kami untuk membangun kebersihan lingkungan, dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semoga bisa merubah taraf hidup warga, artinya tahap demi tahap. Mungkin itu saja yang saya harapkan,” tutup Pitoyo.















