Tenggarong – Pemerintah Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyatakan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Desa, Loa Lepu, Sumali, mengungkapkan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi agenda tahunan yang selalu diupayakan pemerintah desa.
Setiap tahun, sambung dia, ada alokasi dana yang difokuskan untuk membangun dan memperbaiki berbagai fasilitas publik yang dibutuhkan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tiap tahun kita tetap ada pembangunan infrastruktur. Itu sudah menjadi prioritas kami untuk kemajuan desa,” ujar Sumali, baru-baru ini.
Tahun 2025 ini, lanjut Sumali, ada dua pembangunan fisik utama yang menjadi fokus, yakni pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) Katari dan pembangunan Kantor Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Ia menyebutkan TK Katari akan dibangun menggunakan anggaran Dana Desa. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung pendidikan anak usia dini di wilayah Loa Lepu.
“Kami bangun TK Katari dari Dana Desa tahun ini. Ini penting karena pendidikan anak-anak adalah pondasi masa depan desa,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, Kantor BPD juga akan dibangun tahun ini. Sumali menjelaskan bahwa lokasi pembangunan berada di kawasan perkantoran desa yang memiliki luas kurang lebih dua hektare.
“Seluruh perkantoran desa akan terpusat di sini. Jadi selain kantor desa, nanti ada juga kantor BPD di dalam satu kompleks,” kata Sumali.
Pembangunan dua gedung tersebut, kata Sumali, ditargetkan selesai pada tahun ini. Pihaknya optimistis pembangunan berjalan sesuai rencana dan selesai tepat waktu.
“InsyaAllah tahun ini dua bangunan itu bisa rampung. Kita sudah siapkan semua keperluan administrasi dan teknisnya,” tuturnya.
Selain dua bangunan utama, pemerintah desa juga melanjutkan pembangunan infrastruktur lain seperti pengecoran jalan di gang-gang pemukiman warga.
Sumali berharap, dengan pembangunan yang berkelanjutan, fasilitas umum di Desa Loa Lepu akan semakin lengkap dan menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung program-program pembangunan desa dengan menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama.
“Pembangunan ini untuk kita semua. Mari sama-sama kita jaga dan manfaatkan dengan baik,” tutup Sumali.















