Tenggarong – Kecamatan Muara Badak semakin mematangkan persiapan untuk menjadi tuan rumah Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara yang akan digelar pada 29 Mei hingga 1 Juni 2025.
Persiapan melibatkan berbagai elemen, mulai dari kecamatan, desa, hingga instansi terkait, guna memastikan rangkaian acara berjalan lancar dan berkesan.
Camat Muara Badak, Arpan, menyampaikan bahwa seluruh persiapan dilakukan dengan struktur yang terorganisir dengan baik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah rapat internal, menetapkan SK panitia, dan melaksanakan koordinasi langsung dengan Ibu Bupati Maslianawati, Pak Edi Damansyah, serta Kepala Dinas DPMD,” ujarnya, Jumat (9/5/2025).
Salah satu fokus utama dalam persiapan adalah pemondokan peserta. Saat ini, tempat penginapan untuk seluruh kontingen sudah disiapkan, dan Liaison Officer (LO) juga akan mendampingi masing-masing kecamatan. “Kami ingin memastikan semua tamu nyaman dan bisa mengikuti kegiatan dengan maksimal,” lanjutnya.
Untuk memastikan kelancaran acara, rapat besar yang melibatkan sekitar 250 peserta digelar dengan panitia kecamatan, dinas terkait, dan Bupati Kukar.
Rapat ini akan dipusatkan di BPU Batu-Batu, yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian BIMTEK di SDN 019 untuk seluruh seksi panitia.
Pembinaan langsung dari tim kabupaten akan memastikan kesiapan panitia di setiap sektor.
Rangkaian kegiatan HKG akan berlangsung di berbagai lokasi, termasuk lapangan sepak bola depan Kantor Camat Muara Badak yang akan menjadi tempat pembukaan dan penutupan.
Lomba-lomba lainnya akan diselenggarakan di BPU, ruang kelas SMP Negeri 2, dan sejumlah titik di sekitar kantor camat.
“Sebagai tuan rumah, kami berharap kegiatan HKG ini bisa berjalan lancar, aman, dan sukses. Ini menjadi momen penting untuk mempererat kebersamaan antar kecamatan serta menunjukkan kesiapan Muara Badak sebagai tuan rumah yang baik,” tutup Arpan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan bahwa HKG PKK bukan hanya ajang lomba, tetapi juga sarana untuk memperkuat peran perempuan dan keluarga dalam pembangunan desa.
“Kegiatan ini juga menjadi sarana pemberdayaan, terutama dalam bidang ekonomi keluarga, kesehatan, dan pendidikan,” ungkap Arianto.
Arianto mengapresiasi antusiasme Kecamatan Muara Badak dalam mempersiapkan HKG ke-53 dan berharap kegiatan ini tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga dapat menularkan semangat gotong royong serta inovasi di setiap desa dan kelurahan di Kukar.
“Semoga HKG ini menjadi penyemangat baru bagi gerakan PKK di tingkat Kecamatan maupun Desa dan Kelurahan,” tutupnya.















