Kompetisi dan Survei IPO, Langkah Dispora Kaltim Perkuat Olahraga di Kalimantan Timur

Senin, 4 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Kepala Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kaltim, Suriani.

Ket. Foto: Kepala Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kaltim, Suriani.

Samarinda — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) sedang menggencarkan program Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.

Program ini, yang diinisiasi dengan dukungan pemerintah pusat dan kegiatan mandiri Dispora Kaltim, bertujuan memperkuat budaya olahraga dan infrastruktur olahraga di berbagai daerah.

Kepala Seksi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kaltim, Suriani, menjelaskan bahwa IPO mencakup sembilan dimensi, seperti pengembangan sumber daya manusia di sektor olahraga, ketersediaan fasilitas, literasi fisik, kesehatan, serta partisipasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, survei IPO sedang dilakukan di beberapa desa di lima wilayah: Balikpapan, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Kutai Barat, dan Samarinda.

Tahun depan, cakupan wilayah ini akan diperluas ke sepuluh kabupaten/kota di Kaltim untuk mendapatkan data yang lebih komprehensif tentang kebutuhan olahraga di masyarakat.

“IPO membantu kami melihat sejauh mana kemajuan olahraga di tiap daerah, sehingga kami dapat mengidentifikasi apa yang harus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Suriani.

Dispora Kaltim juga terus menyelenggarakan berbagai kompetisi olahraga secara rutin untuk menumbuhkan minat olahraga di berbagai kalangan.

Berbeda dari tahun ke tahun, cabang olahraga yang dipertandingkan di antaranya panjat tebing dan sepatu roda pada tahun lalu, sementara tahun ini mencakup pencak silat dan karate.

Ke depan, kompetisi judo akan direncanakan sebagai ajang berikutnya.

“Tujuan kami adalah memberikan variasi pada kompetisi yang diadakan sehingga masyarakat selalu punya kesempatan untuk berpartisipasi dalam berbagai jenis olahraga,” tambahnya.

Antusiasme masyarakat terhadap ajang-ajang ini sangat tinggi. Sebagai contoh, kompetisi karate tahun ini mencatatkan jumlah peserta yang mencapai 1.000 orang.

Namun, ia menyebutkan bahwa partisipasi di cabang pencak silat sempat mengalami kendala karena informasi yang kurang cepat sampai ke beberapa daerah, sehingga beberapa kabupaten/kota tidak dapat berpartisipasi penuh.

Dispora Kaltim berupaya memperbaiki penyebaran informasi agar kedepannya semua daerah dapat terlibat dalam kegiatan ini.

Dengan adanya program IPO dan kompetisi olahraga berkala, Suriani berharap agar semakin banyak masyarakat yang sadar akan manfaat olahraga bagi kesehatan dan kualitas hidup.

Saat ini, partisipasi aktif dalam olahraga di Kalimantan Timur masih di bawah 50 persen, sehingga Dispora Kaltim menargetkan untuk terus meningkatkan angka tersebut melalui berbagai program.

“Kami ingin membangun budaya olahraga yang solid di Kaltim. Dengan semakin banyak masyarakat yang terlibat dalam kegiatan olahraga, diharapkan angka partisipasi olahraga akan naik, dan kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat dapat berkembang lebih luas,” tutup Suriani.

Program ini mencerminkan komitmen Dispora Kaltim dalam menciptakan generasi yang aktif dan sehat melalui peningkatan akses dan peluang berolahraga bagi seluruh masyarakat di Kaltim. (ADV)

Berita Terkait

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah
Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT
18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK
Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun
Potensi Waduk Separi Jadi Wisata dan Sumber Kehidupan Warga
Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur
DPMD Kukar Mulai Persiapkan Pilkades Serentak 2027, Libatkan 107 Desa
Arianto Sebut Program Dana Rp150 Juta per RT dalam Tahap Persiapan

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 23:15 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 November 2025 - 23:13 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:48 WITA

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:46 WITA

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Sabtu, 27 September 2025 - 09:36 WITA

Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur

Berita Terbaru

Pemerintah Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan produk unggulan yakni pohon nipah.

DPMD Kukar

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 Nov 2025 - 23:15 WITA

Sebanyak 18 warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Katanegara (Kukar) mendapat bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar.

DPMD Kukar

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Jumat, 3 Okt 2025 - 09:48 WITA

Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) menyimpan beragam potensi wisata alam yang siap dikembangkan. Lanskap desa yang dikelilingi hutan dan perbukitan membuat wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

DPMD Kukar

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Rabu, 1 Okt 2025 - 09:46 WITA