Kepala Desa Margahayu: Perkebunan Jadi Tulang Punggung, BUMDes Siap Jadi Mitra Petani

Rabu, 16 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Rusdi

Kepala Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Rusdi

Tenggarong – Kepala Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Rusdi, menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendorong sektor perkebunan dan pertanian sebagai penggerak utama perekonomian masyarakat.

“Desa Margahayu memiliki sekitar 4.000 jiwa penduduk dan 1.200 kepala keluarga. Sekitar 35 persen masyarakat menggantungkan hidupnya di sektor perkebunan, khususnya kebun karet dan kebun sawit. Selebihnya berada di sektor pertanian, terutama pesawahan,” ujar Rusdi, Rabu (16/7/2025).

Ia mengungkapkan bahwa sejak sekitar satu dekade lalu, masyarakat Margahayu telah menerima bantuan bibit karet dari program pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, kata dia, kebun-kebun tersebut mulai menghasilkan dan menjadi sumber ekonomi yang cukup stabil.

“Alhamdulillah, bantuan bibit karet yang diterima sekitar 10 tahun lalu kini telah memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ucap Rusdi.

Sementara itu, pengembangan sawit masih dalam tahap awal, baru mencakup sekitar 10 persen dari total kebun masyarakat.

“Generasi muda kini mulai beralih dari buah-buahan ke sawit karena melihat potensi besar. Terlebih, kami dekat dengan pabrik PT Niaga Emas, dan menjadi desa binaan dari perusahaan tersebut,” katanya.

Sebagai bentuk inovasi dan penyesuaian dengan kebijakan terbaru, Desa Margahayu kini memanfaatkan dana desa untuk mendukung ketahanan pangan, salah satunya melalui penyertaan modal ke BUMDes Mandiri Sejahtera.

“Kami sedang menjajaki kerja sama dengan pabrik di Palaran agar hasil karet olahan bisa langsung ditampung oleh BUMDes, tanpa harus ke Samarinda. Ini akan mengurangi biaya operasional dan membantu petani,” jelasnya.

Rusdi menyebutkan saat ini ada 20 kelompok tani yang telah memiliki legalitas resmi di Desa Margahayu. Sebagian besar beralih ke kebun sawit, seiring berkurangnya luas sawah di desa tersebut.

Namun ia mengakui, tantangan utama masih pada aspek pemasaran, terutama untuk komoditas karet.

“Petani karet sering menghadapi kendala karena pemasaran jauh dan harga yang cenderung stabil tanpa kenaikan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Biaya operasional jadi tinggi,” katanya.

Ia menekankan pentingnya peran BUMDes sebagai mitra strategis petani.

“BUMDes akan menjadi pengendali transaksi hasil panen, membeli langsung dari petani, dan menjual ke pabrik. Harapannya, petani tidak terbebani ongkos kerja dan bisa lebih fokus pada produktivitas,” ujarnya.

Rusdi juga berharap ada dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan stakeholder melalui pendampingan maupun pelatihan.

“Selama ini masyarakat hanya menyadap karet, langsung dijual tanpa nilai tambah. Kami ingin ke depan ada pelatihan agar hasil bisa lebih bernilai,” tutupnya.

Berita Terkait

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah
Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT
18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK
Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun
Potensi Waduk Separi Jadi Wisata dan Sumber Kehidupan Warga
Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur
DPMD Kukar Mulai Persiapkan Pilkades Serentak 2027, Libatkan 107 Desa
Arianto Sebut Program Dana Rp150 Juta per RT dalam Tahap Persiapan

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 23:15 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 November 2025 - 23:13 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:48 WITA

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:46 WITA

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Sabtu, 27 September 2025 - 09:36 WITA

Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur

Berita Terbaru

Pemerintah Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan produk unggulan yakni pohon nipah.

DPMD Kukar

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 Nov 2025 - 23:15 WITA

Sebanyak 18 warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Katanegara (Kukar) mendapat bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar.

DPMD Kukar

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Jumat, 3 Okt 2025 - 09:48 WITA

Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) menyimpan beragam potensi wisata alam yang siap dikembangkan. Lanskap desa yang dikelilingi hutan dan perbukitan membuat wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

DPMD Kukar

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Rabu, 1 Okt 2025 - 09:46 WITA