Tenggarong – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Evaluasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Semester II tahun 2024 yang digelar di Hotel Remzy Makassar, Kamis (5/13/2024).
Rakor tersebut dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tentang di lingkungan Pemkab Kukar. Sudah dilaksanakan pra Rakor di Tenggarong sebelum diselenggarakan Rakor tersebut.
Pada rapat tersebut, tiga OPD diantaranya Dinas Pemuda dan Olah Raga, Dinas Perhubungan, dan Dinas PU mempresentasikan hasil target perolehan pajak dan permasalahan yang dijumpai dan tindakan-tindakan untuk menambah pencapaian hasil pajak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal ini bertujuan supaya terdapat analisis dan data capaian PAD semester II secara menyeluruh, serta menginterpretasikan kebijakan tindak lanjut yang akan dijalankan.
Erwan Riyadi selaku Kepala Bidang Pendataan, Penetapan, dan Penagihan (P3) Bapenda bersama Kasubid Pengembangan Pendapatan Daerah (P2D) M. Tauhid memimpin rapat tersebut.
Alfrida Kadang dari Bank Kaltimtara sebagai narasumber pada kegiatan ini, memberikan materi tentang digitalisasi dan Kasubid P2D M. Tauhid yang juga memberikan materi tentang pengelolaan dan regulasi retribusi daerah.
Kepala Bapenda Bahari Joko Susilo yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan, Pengembangan dan Pengawasan Erwan Riyadi menuturkan bahwa Rakor dan evaluasi ini dilakukan secara bertahap per semester atau dua kali dalam satu tahun. Hal ini dibutuhkan guna melihat sampai mana target bisa dicapai dan tahap-tahap apa yang akan dilakukan supaya target tersebut tercapai.
“Seyogianya Rakor ini diikuti 15 OPD terkait, namun karena kesibukan dan padatnya kegiatan diakhir tahun ini, sehingga beberapa OPD tidak bisa hadir, oleh karena itu nanti akan kita jadwalkan untuk rapat kembali” kata Erwan Riyadi.
Erwan mengungkapkan, bahwa kegiatan rapat koordinasi memang dilakukan secara bertahap per semester, tetapi evaluasi dan koordinasi tersebut dilaksanakan setiap waktu berdasarkan komitmen bersama dalam menjalankan kegiatan agar lebih kolaboratif dan sinergis.
“Jadi koordinasi tidak hanya yang sesuai kita jadwalkan namun kapan dimanapun kita bisa lakukan koordinasi, dan setelah kegiatan Rakor ini kita akan lakukan pertemuan lagi di Tenggarong, apalagi teman – teman OPD sebagian belum bisa hadir.” ujarnya.
Erwan mengatakan sejumlah hal yang dipandang penting yakni salah satu penyebab yang menjadi kecilnya realisasi perolehan karena tidak adanya perbup retribusi daerah, sehingga pihaknya berharap agar OPD secepatnya membuat draf retribusi yang diaturnya.
“Salah satu dari Rakor dan evaluasi ini penandatanganan kesepakatan yang nantinya akan dijadikan indikator kinerja OPD” katanya.
Pada kesempatan ini, Erwan Riyadi mengungkapkan potret target dan realisasi PAD sampai Nopember tahun 2024, yakni target perolehan sejumlah Rp. 732.901.415.016, realisasinya Rp. 804.578.765.470,- dengan capaian prosentase sejumlah 109,68 persen.















