Makassar – Dr Sunggono sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Kunjungan Kerja ke Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar membahas Kerja Sama Daerah di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar pada Jumat (8/11/24)
Dalam kesempatan ini, Dekan 2 Bidang Perencanaan, Sumber Daya dan Alumni Dr Firdaus Ph.D, Sp. mK(K), Kepala pusat Program pendidikan Dokter spesialis Dr, dr. AM Takdir Musbah Sp.An KMN dan Kepala Pusat Program Pendidikan Dokter spesialis Dr. dr Deviana Soraya Riu Sp. OG(k) MHPE menerima Sekda Kukar tersebut.
Pada kegiatan tersebut, Kabag Kesra Dendy Irwan Fahriza, Mirza Gulam dari Bagian Kerjasama serta perwakilan dari BKPSDM Kukar dan Direktur RSUD Dayaku Raja Ns Ipandi Lukman turut mendampingi Sekda Kukar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sunggono menerangkan bahwa Kerja Sama Daerah dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin Makassar membahas tentang kebutuhan dokter Spesialis di RSUD Dayaku Raja dan untuk mempersiapkan rumah sakit di kecamatan Muara Badak.
RSUD Dayaku Raja, lanjut Sunggono, sekitar lebih dari 12 dokter spesialis akan diperlukan guna membantu proses pelayanan terhadap masyarakat .
“Pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara sudah menyiapkan beasiswa penuh bagi mahasiswa Kukar yang ingin menempuh jalur dokter umum maupun menempuh dokter spesialis di universitas Hasanuddin,” ujarnya.
Harapannya, kata Sunggono, koordinasi ini juga menjadikan dasar untuk pemerintah agar memberikan rekomendasi atau beasiswa sesuai dengan kebutuhan pemerintah akan dokter spesialis dan dokter umum untuk Kutai Kartanegara.
“Saya harap ke depan pengumuman untuk belajar bagi tenaga kesehatan /mengikuti jenjang Dokter spesialis itu betul-betul mendapat rekomendasi dari pemerintah daerah atas dasar kebutuhan daerah bukan atas dasar keinginan mereka sehingga nantinya bisa sesuai dengan harapan dan pada saat selesai menimba ilmu bisa kembali dengan menerapkan ilmu yang didapatkan untuk melayani masyarakat,” kata Sunggono.
Tidak hanya putra-putri Kutai Kartanegara yang ingin berkarya pada bidang tenaga kesehatan untuk memperoleh beasiswa, Sunggono juga menyarankan kepada generasi muda lainnya yang ingin mengabdi dan berkarya di Kutai Kartanegara dapat menikmati beasiswa tersebut dengan perjanjian yang ketat.















