Kendari – Sorak semangat terus menggema dari arena pertandingan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) Wilayah IV di Kendari. Kalimantan Timur, bersama enam provinsi lainnya, sedang beradu kemampuan demi meraih tiket menuju POPNAS 2025 di Aceh-Sumut.
Sejak dimulai pada 18 November, tim Kaltim menampilkan daya juang yang luar biasa. Di cabang sepak bola, misalnya, mereka berhasil menembus semifinal setelah mengalahkan Sulawesi Barat dan NTB dalam laga yang menegangkan. Kekalahan tipis dari NTT tidak menyurutkan langkah mereka untuk menjadi juara grup. Besok, mereka akan menghadapi tuan rumah Sulawesi Tenggara, sebuah pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit.
Sementara itu, di lapangan bola voli, tim putra Kaltim memastikan tempat di final melawan tim kuat Jawa Timur. Adapun tim putri masih menanti hasil pertandingan esok hari untuk menentukan langkah mereka. Di cabang tinju, dua atlet Kaltim telah memastikan diri lolos ke final dan mengantongi tiket POPNAS 2025. Namun, mereka belum puas—masih ada beberapa kelas yang akan dipertandingkan dengan harapan menambah daftar perwakilan Kaltim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pencak silat juga menjadi salah satu cabang yang mendulang prestasi membanggakan. Emas pertama berhasil diraih dari kategori seni tunggal putra, disusul tiga perak dari kategori seni tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri. Perjuangan belum usai. Final untuk 14 kelas tanding akan digelar esok hari, menjadi kesempatan besar bagi Kaltim untuk menambah medali.
Namun, tak semua perjalanan mulus. Tim sepak takraw harus mengakui keunggulan Sulawesi Barat dan Jawa Timur, yang membuat mereka gagal melangkah ke POPNAS 2025. Meski begitu, dukungan moral terus diberikan kepada para atlet yang telah berjuang keras di lapangan.
Kehadiran Plh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur di arena pertandingan memberikan motivasi besar bagi seluruh kontingen.
“Kami sangat bangga dengan kerja keras kalian. Apa pun hasilnya, yang terpenting adalah semangat untuk terus berjuang membawa nama baik Kalimantan Timur,” ujar Rasman.
Kabid Pembinaan dan Prestasi Olahraga Kaltim, Rasman, menambahkan bahwa timnya masih optimis untuk meloloskan lebih banyak atlet.
“Kami memohon doa dari seluruh masyarakat Kaltim. Anak-anak kita di sini bertanding bukan hanya membawa nama daerah, tapi juga harapan besar menuju POPNAS 2025,” katanya dengan penuh semangat.
Kompetisi ini belum berakhir. Dengan tiga hari tersisa, Kalimantan Timur masih memiliki peluang besar untuk menambah daftar atlet yang akan berlaga di panggung nasional. Semangat, kerja keras, dan doa dari seluruh masyarakat menjadi modal utama mereka untuk menutup Pra POPNAS Wilayah IV dengan hasil terbaik.















