Samarinda – Memperingati Hari Pahlawan, Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasbar Mara, mengajak para pemuda untuk mengenang jasa para pahlawan dengan langkah konkret: memperbaiki kualitas diri dan menjadi agen perubahan bagi bangsa.
Menurutnya, Hari Pahlawan bukan hanya saat untuk mengenang sejarah, tetapi juga momentum untuk introspeksi diri.
Ia menekankan bahwa perjuangan yang dirintis oleh para pahlawan, yang mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan, kini memberikan generasi muda peluang untuk hidup dalam kebebasan dan persamaan hak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemerdekaan yang kita nikmati sekarang adalah warisan besar dari perjuangan tanpa lelah. Sudah sepatutnya generasi muda mengambil inspirasi dari semangat ini untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya, Senin (11/11/2024).
Hasbar melihat peringatan Hari Pahlawan sebagai pemicu bagi para pemuda untuk menilai peran mereka di masa depan.
Ia mendorong agar perayaan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi diisi dengan komitmen untuk berkontribusi secara nyata.
“Kemerdekaan ini mengajarkan kita bahwa semua orang memiliki hak yang sama, bebas dari penindasan, dan sekarang tugas pemuda untuk memastikan nilai-nilai itu terus hidup,” katanya.
Dispora Kaltim, menurut Hasbar, berkomitmen mendukung pemuda Kaltim melalui berbagai program yang bertujuan mengembangkan keterampilan dan daya saing mereka.
Dalam hal ini, Dispora telah menyediakan berbagai pelatihan serta kegiatan yang memfasilitasi pengembangan kapasitas pemuda di bidang pendidikan, keterampilan, dan olahraga.
Hasbar berharap Hari Pahlawan ini dapat menjadi pengingat bagi pemuda Kaltim untuk mengambil langkah nyata dalam meningkatkan kemampuan diri.
“Ini bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi lebih pada bagaimana kita melanjutkan perjuangan mereka melalui tindakan nyata yang bisa membawa dampak positif,” tambahnya.
Dengan demikian, peringatan Hari Pahlawan diharapkan tidak hanya jadi momen bernostalgia, tetapi menjadi panggilan bagi pemuda Kaltim untuk berkontribusi nyata, mengembangkan diri, dan menjadi bagian dari kemajuan bangsa yang lebih besar. (ADV)















