Tenggarong – Jajaran pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kutai Kartanegara mengadakan acara halal bihalal 1446 Hijriyah.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua beserta anggota jajaran DWP Kukar dan Unsur Pelaksana DWP se-Kukar.
Kegiatan ini dilakukan di Mushola At Taqwa Komplek Perkantoran Bupati Kukar di Tenggarong,Selasa (29/4/2025). Di acara ini juga hadir penceramah Muhammad Al Gajali Alumni Da’i Da’iyah satu da’i satu desa di Kukar Alumni Angkatan IV Tahun 2025.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Acara ini juga semakin meriah dengan Shalawat Nabi yang dilantunkan Majelis Ta’lim PDAM Tirta Mahakam Tenggarong.
Ketua DWP Kukar Hj Yulaikah Sunggono memberikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kehadiran serta partisipasi jajaran pengurus DWP Kabupaten Kukar beserta Unsur Pelaksana DWP Kukar sehingga acara Halal Bihalal ini bisa berlangsung lancar dan sukses.
Halal bihalal ini juga sebagai perwujudan rasa Syukur atas pelaksanaan Ibadah Puasa Ramadhan yang sudah dilewati selama satu bulan kemarin serta Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriyah.
Para istri ASN juga diingatkan Hj Yulaikah Sunggono untuk senantiasa memberikan dukungannya kepada para suami sebab hal itu sebagai salah satu jalan pahala bagi kita.
Hj Yulaikah Sunggono juga mengajak jajaran pengurus DWP agar saling memaafkan dan senantiasa menjaga silaturahmi diantara para anggota pengurus Dharma Wanita Persatuan.
Bupati Kukar dalam pesan tertulis yang dibacakan oleh Asisten I Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat menyebutkan halal bihalal sebagai sebuah tradisi luhur bangsa kita, tradisi untuk saling membuka hati, membersihkan jiwa, serta mempererat ikatan persaudaraan.
“Apalagi di hadapan saya hari ini, Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kutai Kartanegara yang Saya lihat bukan hanya sebagai para istri ASN, bukan hanya sekumpulan anggota sebuah organisasi, tetapi lebih dari itu, yang Saya lihat inilah tiang penyangga utama yang menopang perjalanan besar Kutai Kartanegara,” ujarnya.
Di tengah cepatnya perubahan dunia, dan juga ditengah derasnya arus digitalisasi serta modernisasi, kita butuh jeda untuk kembali kepada akar-akar nilai kemanusiaan yakni berupa nilai untuk saling menghormati, saling menguatkan, maupun saling memaafkan.
Akar nilai tersebut yang kemudian terus ditanamkan untuk membangun Kutai Kartanegara IDAMAN.
Kata Akhmad Taufik , Dharma Wanita Persatuan punya peran yang sangat strategis untuk mewujudkan visi besar ini. Tak hanya lewat program-program sosial maupun pemberdayaan perempuan, namun juga dengan kekuatan sederhana yang mengakar kuat. Misalkan membangun keluarga yang harmonis, mendidik generasi yang berbudi, dan menjadi teladan nilai-nilai kebaikan di masyarakat.
Insya Allah, apabila nilai-nilai mulia itu bisa selalu di aktualisasikan secara konsisten, maka odah etam Kutai Kartanegara IDAMAN Terbaik ini akan jadi daerah yang semakin maju, makin sejahtera dan bahagia, dalam ampunan serta ridho Allah SWT.
Selaku pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Akhmad Taufik Hidayat menyampaikan “Taqabbalallahu minna wa minkum, minal ‘aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin”.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah kita, menguatkan persatuan kita, dan menganugerahkan kebahagiaan lahir batin bagi keluarga besar Dharma Wanita Persatuan dan seluruh masyarakat Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Pada akhir sambutannya Akhmad Taufik Hidayat beserta Istri juga memohon maaf jika selama ini ada tingkah laku maupun ucapan yang kurang berkenan.
Dirinya juga memohon doa supaya selalu diberikan kesehatan serta kelancaran dalam melaksanakan ibadah haji.
Insya Allah dirinya akan berangkat tanggal 8 Mei 2025 dan masuk kloter 3 jemaah haji Kukar.















