Samarinda – Festival Musik yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan membuka peluang karier di industri musik.
Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 30 November 2024 ini membawa tema “Mendorong Kreativitas Pemuda melalui Musik”, menegaskan manfaatnya sebagai platform pengembangan diri.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, menjelaskan bahwa festival ini memiliki nilai lebih dibanding sekadar kompetisi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini bukan hanya soal menang atau kalah. Festival ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan, memperluas jaringan, dan belajar langsung dari musisi berpengalaman,” ungkapnya, Selasa (12/11/2024).
Dengan lokasi baru di Teras Samarinda, festival ini diharapkan dapat menampung lebih banyak peserta dan penonton.
Sebanyak 22 grup musik dari berbagai genre akan tampil, menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya melibatkan 15 grup.
Menurut Hasbar, salah satu manfaat besar dari festival ini adalah peluang yang ditawarkan kepada peserta untuk melangkah ke tingkat nasional.
Grup musik yang menonjol akan mendapatkan kesempatan tampil melalui program Kemenpora RI, membuka jalan menuju panggung yang lebih besar.
“Kami ingin festival ini menjadi batu loncatan bagi pemuda Kaltim untuk mewujudkan mimpi mereka. Selain itu, kami berharap festival ini mampu menumbuhkan kepercayaan diri para peserta,” tambahnya.
Dispora Kaltim juga menggandeng musisi berpengalaman untuk memberikan mentoring kepada peserta.
Dengan adanya pembinaan ini, festival tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, tetapi juga sarana belajar yang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas musikalitas dan pemahaman industri.
Selain membangun ekosistem musik di Kaltim, festival ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran generasi muda tentang pentingnya seni sebagai medium ekspresi diri dan potensi karier.
“Melalui festival ini, kami ingin memperlihatkan bahwa musik bukan hanya hobi, tetapi juga bisa menjadi jalan hidup. Dengan pembinaan yang berjenjang, kami berharap pemuda Kaltim dapat terus berkembang dan berkontribusi di industri musik,” tandasnya. (ADV)















