Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan fokusnya pada transparansi dan akuntabilitas dalam mendukung pengelolaan anggaran olahraga. Kepala Dispora Kaltim, Agus Hari Kesuma, menyebut hingga kini belum ada laporan resmi terkait mutasi atlet dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim.
“Mutasi atlet adalah ranah teknis yang sepenuhnya menjadi kewenangan KONI. Kami hanya memastikan dukungan anggaran berjalan sesuai aturan dan kebutuhan,” ujar Agus, Minggu (17/11/2024).
Agus menjelaskan, tugas Dispora adalah menghitung dan mengalokasikan anggaran berdasarkan pengajuan dari KONI, dengan prioritas pada persiapan kompetisi besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Transparansi menjadi perhatian utama untuk memastikan setiap dana yang disalurkan dapat memberikan hasil maksimal.
“Kami mendukung penuh pengembangan olahraga, tetapi tetap menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah,” tambahnya.
Dispora juga mendorong KONI untuk menjaga akuntabilitas dalam pelaporan prestasi olahraga dan kebutuhan teknis atlet. Koordinasi yang baik diharapkan dapat mendukung keberlanjutan program pembinaan atlet di Kaltim.
“Dengan pengelolaan yang transparan, kami yakin potensi atlet lokal dapat terus berkembang, membawa kebanggaan bagi daerah,” tandasnya. (ADV)















