Desa Loa Lepu Kembangkan Inovasi Mesin Pemusnah Sampah Ramah Lingkungan

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mesin Pemusnah Sampah

Ilustrasi Mesin Pemusnah Sampah

Tenggarong – Pemerintah Desa Loa Lepu, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) tengah mengembangkan sebuah inovasi baru di bidang pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Kepala Desa Loa Lepu, Sumali, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang merancang sebuah mesin pemusnah sampah yang tidak menghasilkan polusi dan hemat biaya.

“Inovasi ini kami namakan Innovation Minimum Carbon. Mesin ini dirancang agar tidak mengeluarkan asap sama sekali saat beroperasi,” ujar Sumali, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, mesin tersebut sedang dalam tahap perakitan dan perancangan di wilayah Desa Loa Lepu. Alat tersebut diharapkan bisa menjadi solusi pengelolaan sampah di tingkat desa dengan biaya yang sangat efisien.

“Kalau nanti sudah kita launching, mesin ini bisa digunakan oleh desa-desa lain. Untuk satu desa dengan jumlah penduduk sekitar 2.000 orang, cukup satu mesin saja,” kata dia.

Sumali merinci bahwa biaya tersebut digunakan untuk pembelian tabung gas elpiji ukuran 3 kg (melon). Satu tabung gas dapat digunakan hingga lima hari, sehingga kebutuhan per bulan hanya sekitar enam tabung.

“Kalau satu tabung gas Rp 30 ribu dikali enam, totalnya Rp 180 ribu. Jadi meskipun dihitung maksimal, anggarannya hanya Rp300 ribu per bulan. Itu sangat hemat,” ungkap Sumali.

Lebih lanjut, ia mengatakan mesin ini mampu membakar sampah dalam jumlah besar, antara dua hingga empat ton per hari. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan desa tanpa menimbulkan pencemaran lingkungan.

menarik, kata dia, mesin ini tidak menghasilkan polusi udara karena seluruh proses pembakaran berlangsung tertutup dan terkendali. Bahkan, limbah cair hasil pembakaran tengah dikaji untuk digunakan sebagai bahan pembuat obat rumput.

“Memang cairannya itu kita lihat potensinya, tapi masih perlu uji laboratorium lebih lanjut untuk memastikan keamanannya digunakan di bidang pertanian,” kata Sumali.

Ia menekankan bahwa inovasi ini lahir dari kebutuhan akan solusi nyata terhadap persoalan sampah yang menjadi masalah nasional, bahkan global. Desa Loa Lepu berupaya menjadi pelopor solusi berbasis komunitas.

“Kami berharap inovasi ini bisa berkembang secara masif dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyelesaikan persoalan sampah secara berkelanjutan,” tutup Sumali.

Berita Terkait

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah
Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT
18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK
Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun
Potensi Waduk Separi Jadi Wisata dan Sumber Kehidupan Warga
Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur
DPMD Kukar Mulai Persiapkan Pilkades Serentak 2027, Libatkan 107 Desa
Arianto Sebut Program Dana Rp150 Juta per RT dalam Tahap Persiapan

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 23:15 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 November 2025 - 23:13 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:48 WITA

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:46 WITA

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Sabtu, 27 September 2025 - 09:36 WITA

Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur

Berita Terbaru

Pemerintah Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan produk unggulan yakni pohon nipah.

DPMD Kukar

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 Nov 2025 - 23:15 WITA

Sebanyak 18 warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Katanegara (Kukar) mendapat bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar.

DPMD Kukar

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Jumat, 3 Okt 2025 - 09:48 WITA

Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) menyimpan beragam potensi wisata alam yang siap dikembangkan. Lanskap desa yang dikelilingi hutan dan perbukitan membuat wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

DPMD Kukar

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Rabu, 1 Okt 2025 - 09:46 WITA