Dafip Haryanto Dan Muhammad Reza Hadiri Kegiatan Kick off Meeting Serta Sosialisasi Pelaksanaan Penyaluran Dana FCPF-CF Di Samarinda

Jumat, 29 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni pada sambutannya menuturkan dirinya sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan kick off meeting ini serta sosialisasi pelaksanaan program penyaluran dana FCPF-CF kepada Pemerintah Desa/kampung/Kelurahan dan kelompok masyarakat

Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni pada sambutannya menuturkan dirinya sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan kick off meeting ini serta sosialisasi pelaksanaan program penyaluran dana FCPF-CF kepada Pemerintah Desa/kampung/Kelurahan dan kelompok masyarakat

Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni pada sambutannya menuturkan dirinya sangat mengapresiasi digelarnya kegiatan kick off meeting ini serta sosialisasi pelaksanaan program penyaluran dana FCPF-CF kepada Pemerintah Desa/kampung/Kelurahan dan kelompok masyarakat.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Dafip Haryanto bersama Kabag SDA Muhammad Reza turut hadir dalam acara Kick-off dan Sosialisasi Pelaksanaan Program Penyaluran Dana Forest Carbon Partnership Facility – Carbon Fund (FCPF-CF) Kepada Pemerintah Desa Kampung/Kelurahan dan Kelompok Masyarakat, Kamis (28/3/24).

Acara tersebut diselenggarakan di Hotel Mercure Samarinda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan Bank Dunia juga hadir dalam acara ini secara daring. Semua perwakilan dari Kabupaten/Kota se Kaltim juga turut hadir di acara ini.

Penandatanganan perjanjian Kerjasama antara Pemprov Kaltim dan Kemitraan bagi Pembaharuan tata pemerintahan tentang pelaksanaan program penyaluran dana Forest Carbon Partnership Facility -Carbon Fund (FCPF-CF) dilaksanakan oleh Sekda Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni dan Direktur Eksekutif Kemitraan Laode Muhamad Syarif dalam kesempatan kali ini.

“Pemerintah dan masyarakat Kalimantan Timur sudah sangat menantikan hal tersebut karena gaung dana FCPF-CF ini tidak hanya didengar di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim saja tetapi juga secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Saat ini, nenurutnya juga sudah ditetapkan SK untuk penerima manfaat pada tingkat desa. Besaran penerima manfaat juga telah tercantum di SK tersebut.

Apa itu dana FCPF-CF

Dirinya juga menjelaskan secara singkat tentang dana FCPF-CF yang diperoleh. Kata Sekda Sri, butuh waktu sekitar 14 Tahun proses yang dilakukan oleh Kaltim.

“Ini bukan proses yang singkat dan dulu tidak pernah menyangka bahwa karbon itu real karena berpikir bagaimana barang yang tidak terlihat, tidak bisa disentuh bisa diberikan reward serta bagaimana cara mengukurnya,” ujar Sri

Dirinya menjelaskan semua ini berawal di tahun 2008 saat Kaltim mencanangkan Kaltim hijau/Kaltim green Tahun 2008. Selanjutnya di tahun 2019 bersama Kementerian lingkungan hidup memperoleh pendampingan untuk penyusunan dokumen kesepakatan dengan Bank dunia.

“Selama 2 tahun mempersiapkan dan akhirnya Kaltim menandatangani agreement contract dokumen dengan bank Dunia untuk melakukan pengurangan emisi dan menyediakan stok karbon sebanyak 22 juta ton karbondioksida ekuivalen, untuk satu ton akan dihargai sekitar 5 dolar,” tutur Sri.

Sri menyebutkan ini basisnya sebagai yurisdiksi Kaltim, tentu pemerintah provinsi yang akan mengupayakan. Namun pemerintah Kaltim tak dapat berjalan sendiri, tentu diperlukan kontribusi dari Kabupaten/Kota di Kaltim.

Sehingga mekanisme dana karbon ini akan dibagi kepada Kabupaten/ Kota serta langsung diserahkan ke pemerintah Desa.

Harapan Sri, seluruh pihak dapat mengawal hal ini serta implementasi dari dana FCPF-CF ini agar benar-benar dapat dilakukan dengan baik. Selaku penerima manfaat dari kabupaten kota tentu akan ada pendampingan yang baik tentang implementasi ini.

“Saya harap nantinya akan ada pendampingan ditingkat Kabupaten / kota hingga ditingkat desa karena semua harus menjaga Kaltim sebagai daerah penghasil karbon dan menjadi paru-paru dunia,” ujarnya.

Kegiatan ini juga sangat didukung serta diapresiasi oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara Dafip Haryanto.

Dafip berharap nantinya akan ada pendampingan supaya semuanya dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Berita Terkait

Festival Jogyakarta Fashion Trend 2025, Dekranasda Kukar Tampilkan 8 Outfit Pakaian Pria
Final Fahmil Quran MTQ Kaltim Ke 45, Kukar Raih Putri Terbaik I dan Putra Terbaik II
Asisten III Sebut Sukseskan SPBE Butuh Kolaborasi Semua Aparatur Pemerintah
Cabang MFQ Putra Dan Cabang MFQ Putri, Kukar Berhasil Masuk Final
Hakim MTQ Ke 45 Provinsi Kaltim Dilantik Sebanyak 118, Ada 8 Diantaranya Berasal Dari Kukar
SMK Utama Al Jabal Nur Samboja Terima Penyerahan Bantuan Swantantra Pangan Nusantara
Gubernur Kaltim Meninjau Proyek Rest Area Di Desa Prangat Baru
Pawai Ta’aruf MTQ Ke 45 Tingkat Provinsi Kaltim, Kafilah Kukar Diharapkan Raih Juara Terbaik I

Berita Terkait

Rabu, 16 Juli 2025 - 14:38 WITA

Festival Jogyakarta Fashion Trend 2025, Dekranasda Kukar Tampilkan 8 Outfit Pakaian Pria

Selasa, 15 Juli 2025 - 17:40 WITA

Final Fahmil Quran MTQ Kaltim Ke 45, Kukar Raih Putri Terbaik I dan Putra Terbaik II

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:10 WITA

Asisten III Sebut Sukseskan SPBE Butuh Kolaborasi Semua Aparatur Pemerintah

Senin, 14 Juli 2025 - 18:23 WITA

Cabang MFQ Putra Dan Cabang MFQ Putri, Kukar Berhasil Masuk Final

Senin, 14 Juli 2025 - 11:21 WITA

Hakim MTQ Ke 45 Provinsi Kaltim Dilantik Sebanyak 118, Ada 8 Diantaranya Berasal Dari Kukar

Berita Terbaru

Pemerintah Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan produk unggulan yakni pohon nipah.

DPMD Kukar

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 Nov 2025 - 23:15 WITA

Sebanyak 18 warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Katanegara (Kukar) mendapat bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar.

DPMD Kukar

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Jumat, 3 Okt 2025 - 09:48 WITA

Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) menyimpan beragam potensi wisata alam yang siap dikembangkan. Lanskap desa yang dikelilingi hutan dan perbukitan membuat wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

DPMD Kukar

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Rabu, 1 Okt 2025 - 09:46 WITA