Tenggarong – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berupaya memberikan pelayanan dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Sejak aktif beroperasi pada tahun 2022, Bumdes ini fokus pada dua unit usaha utama, yaitu penyediaan air isi ulang dan distribusi tabung gas LPG.
Kepala Desa Batuq, Suwandi, mengatakan bahwa usaha yang dijalankan Bumdes tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dasar masyarakat desa. Kehadiran Bumdes diharapkan dapat memudahkan warga dalam memperoleh air bersih dan bahan bakar rumah tangga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bumdes kami fokus mengelola air isi ulang dan tabung gas LPG untuk kebutuhan masyarakat. Jadi warga tidak kesulitan mendapatkan dua kebutuhan pokok itu,” kata Suwandi, baru-baru ini.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan Bumdes tidak akan tumpang tindih dengan Koperasi Desa (Kopdes).
Hal ini karena sejak awal kedua lembaga tersebut sudah diarahkan untuk bergerak di bidang usaha yang berbeda.
“Kami pastikan tidak ada persaingan dengan Kopdes. Bidang usaha Kopdes sudah ditentukan, jadi tidak akan bersinggungan dengan Bumdes,” jelasnya.
Ia menyebutkan saat ini Koperasi merah putih berfokus pada sektor pembangunan dan penyediaan jasa sewa alat berat, sedangkan Bumdes diarahkan untuk memenuhi kebutuhan harian warga.
Dengan demikian, kata dia, kedua lembaga tersebut dapat saling melengkapi peran dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kalau Kopdes bergerak di pembangunan dan jasa alat berat, Bumdes fokus pada usaha rumah tangga. Jadi keduanya saling mendukung,” ucap Suwandi.
Meski baru memiliki dua bidang usaha, kontribusi Bumdes terhadap pendapatan desa mulai terasa. Tahun lalu, Bumdes Batuq mencatatkan pendapatan sekitar Rp10 juta.
“Karena usaha masih terbatas, penghasilannya belum tinggi. Tahun kemarin baru sekitar sepuluh jutaan,” tutup Suwandi.















