Tenggarong – Pemerintah Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur desa secara maksimal.
Kepala Desa Margahayu, Rusdi, mengungkapkan bahwa saat ini seluruh wilayah desa telah rampung dibangun dengan capaian infrastruktur desa mencapai 100 persen.
“Untuk wilayah desa kami sendiri, sudah bisa dikatakan 100 persen terbangun. Itu berkat sinergi dan dukungan penuh dari DPMD Kukar yang selama ini selalu hadir dalam pembangunan desa,” ujar Rusdi, kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, berbagai program yang telah bergulir selama beberapa tahun terakhir, seperti Terang Kampungku dan pembangunan sarana dasar, telah memberi dampak langsung terhadap kenyamanan dan kemajuan masyarakat Margahayu.
Namun demikian, Rusdi menyebut masih terdapat satu titik krusial yang berada di luar wilayah administrasi desa, tepatnya di jalan lintas antara Jonggon Jaya dan Jonggon Desa, yang menjadi akses penghubung antarwilayah.
“Jadi ini bukan di dalam desa, tapi di jalur lintas desa. Di sana ada sekitar 130 meter jalan yang mengalami longsor dan butuh penguatan,” jelasnya.
Akses tersebut, menurut Rusdi, memiliki peran vital dalam mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi warga, terutama untuk angkutan hasil perkebunan sawit yang bekerja sama dengan pihak swasta seperti PT Niaga Emas.
“Kalau akses itu terputus, maka jalur distribusi hasil kebun, termasuk sawit, bisa terganggu. Karena itu, kami sudah pernah mengusulkan agar ada pembangunan turap di lokasi tersebut,” ucapnya.
Pembangunan turap itu ditujukan sebagai penahan tebing agar longsor tidak terus mengikis badan jalan. Meskipun belum terealisasi tahun ini, pihak desa optimistis dukungan dari pemerintah kabupaten melalui Dinas PU akan segera terealisasi.
“Kami sudah ajukan melalui mekanisme yang ada, dan tentu kami menaruh harapan besar agar bisa diakomodasi dalam program Dinas PU,” imbuhnya.
Rusdi juga menyampaikan bahwa pihak desa selalu siap mendukung penuh langkah-langkah lanjutan yang dibutuhkan untuk percepatan pembangunan tersebut, termasuk kelengkapan data lapangan dan koordinasi teknis.
Menurutnya, pembangunan jalan lintas desa bukan hanya akan menguntungkan Margahayu, tetapi juga desa-desa sekitar yang turut menggunakan akses tersebut dalam berbagai aktivitas sehari-hari.
“Ini akan memberi manfaat lebih luas karena menghubungkan beberapa desa sekaligus. Jadi sifatnya bukan hanya lokal, tapi regional dalam skala desa,” tuturnya.
Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini telah mendukung pembangunan di Margahayu, mulai dari DPMD Kukar, kecamatan, hingga para mitra perusahaan yang berkontribusi dalam kemajuan desa.
“Kami sangat bersyukur karena DPMD Kukar selalu menjadi mitra utama kami dalam pembangunan desa. Harapannya kolaborasi ini bisa terus berlanjut untuk menyentuh akses-akses penting lainnya,” pungkas Rusdi.















