Mayoritas Warga Kahala Ilir Miliki Kebun Sawit, Kepala Desa Dorong Pola Tanam Pendamping

Kamis, 10 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kebun Sawit

Ilustrasi Kebun Sawit

Tenggarong – Kepala Desa Kahala Ilir, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Mahlan, menegaskan bahwa mayoritas warganya telah memiliki kebun sawit.

Komoditas ini, sebut Mahlan telah menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat sejak bertahun-tahun lalu.

“Bisa kita katakan satu rumah itu pasti ada (sawit). Hampir 99 persen,” kata Mahlan, saat dihubungi melalui via selurel, Kamis (10/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mahlan menyebutkan, dominasi sawit bukan berarti menutup ruang untuk pengembangan sektor lain.

Ia mengatakan bahwa arah pembangunan desa tetap berfokus pada upaya mewujudkan ketahanan pangan secara menyeluruh.

“Fokus kita di ketahanan pangan dan ketahanan pangan ini tidak bisa hanya disandarkan pada satu sektor saja,” tuturnya.

Ia merinci bahwa ada tiga sektor penunjang utama yang menjadi perhatian pemerintah desa: perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan. Sinergi antar sektor ini dianggap sebagai kunci menjaga stabilitas pangan desa.

Di sektor perkebunan, selain sawit, masyarakat juga mulai diarahkan untuk menanam komoditas lain yang memiliki siklus lebih cepat, seperti sayuran dan buah-buahan.

“Kita tetap pada aneka. Kita mencoba mendorong juga masyarakat ini untuk tidak hanya bergantung pada sawit,” katanya.

Mahlan menilai, pola tanam pendamping sangat cocok diterapkan khususnya bagi petani pemula atau pemilik kebun sawit yang baru menanam. Pasalnya, tanaman sawit memerlukan waktu tahunan sebelum bisa dipanen.

“Kalau sawit yang baru tanam itu kan masa tunggu cukup lama. Maka itu bisa ditanami dulu sayur atau buah sebagai pendampingnya,” tutur Mahlan.

Melalui strategi ini, menurut Mahlan, lahan tetap produktif sembari menunggu hasil panen sawit. Selain itu, petani tetap memperoleh penghasilan dari hasil panen tanaman semusim.

Adapun, kata dia, beberapa jenis sayuran yang mulai dikembangkan antara lain jagung, cabai, dan terong. Tanaman-tanaman ini tidak hanya mudah dibudidayakan tetapi juga memiliki nilai pasar yang cukup baik di tingkat lokal.

“Kemarin kita coba jagung, kemudian sayur-sayur. Respon masyarakat cukup bagus,” ujar Mahlan.

Pemerintah desa pun berupaya memberikan pendampingan dan pelatihan bagi warga, khususnya dalam hal pengolahan lahan, pemilihan bibit, hingga pemasaran hasil pertanian.

Selain sektor pertanian, Desa Kahala Ilir juga mulai mendorong pengembangan potensi peternakan dan perikanan, sebagai bagian dari kerangka ketahanan pangan jangka panjang.

Mahlan berharap pendekatan terpadu ini dapat meningkatkan kemandirian masyarakat desa serta mengurangi ketergantungan terhadap satu komoditas tertentu.

“Kita ingin masyarakat punya banyak pilihan sumber penghidupan, bukan hanya dari sawit,” pungkas Mahlan.

Berita Terkait

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah
Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT
18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK
Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun
Potensi Waduk Separi Jadi Wisata dan Sumber Kehidupan Warga
Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur
DPMD Kukar Mulai Persiapkan Pilkades Serentak 2027, Libatkan 107 Desa
Arianto Sebut Program Dana Rp150 Juta per RT dalam Tahap Persiapan

Berita Terkait

Senin, 24 November 2025 - 23:15 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 November 2025 - 23:13 WITA

Pemdes Muara Badak Ulu Pastikan Angka Stunting Turun Drastis lewat Program PMT

Jumat, 3 Oktober 2025 - 09:48 WITA

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:46 WITA

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Sabtu, 27 September 2025 - 09:36 WITA

Kukar Segera Tambah Desa Baru, Tujuh Calon Desa Tunggu Rekomendasi Gubernur

Berita Terbaru

Pemerintah Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengembangkan produk unggulan yakni pohon nipah.

DPMD Kukar

Pemdes Muara Badak Ulu Kembangkan Produk Unggulan Pohon Nipah

Senin, 24 Nov 2025 - 23:15 WITA

Sebanyak 18 warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Katanegara (Kukar) mendapat bantuan pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kukar.

DPMD Kukar

18 Warga Loa Duri Ulu Terima Bantuan Fasilitas MCK

Jumat, 3 Okt 2025 - 09:48 WITA

Desa Separi, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, (Kukar) menyimpan beragam potensi wisata alam yang siap dikembangkan. Lanskap desa yang dikelilingi hutan dan perbukitan membuat wilayah ini memiliki daya tarik tersendiri bagi para pencinta alam.

DPMD Kukar

Separi Tawarkan Wisata Alam Air Terjun

Rabu, 1 Okt 2025 - 09:46 WITA