Tenggarong – Pemerintah Desa Loa Raya di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memaksimalkan penggunaan Dana Desa tahun 2025 untuk pembangunan infrastruktur pertanian.
Kepala Desa Loa Raya, Martin memgungkapkan bahw langkah ini bertujuan untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi sumber utama perekonomian masyarakat setempat, dengan fokus utama pada pembangunan jalan usaha tani dan perbaikan saluran irigasi.
Pasalnya, sambung dia, mayoritas warga desa bergantung pada hasil pertanian, sehingga fasilitas penunjang seperti jalan tani dan irigasi sangat penting untuk memperlancar kegiatan pertanian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tanpa infrastruktur yang memadai, petani kesulitan dalam mengoptimalkan hasil pertanian mereka. Kami memprioritaskan pembangunan infrastruktur ini agar mereka bisa bekerja lebih efektif,” ujar Martin, Kamis (8/5/2025).
Untuk pembangunan jalan usaha tani, kami merencanakan pembangunan jalan sepanjang 250 meter yang terbagi di dua titik, dengan lebar jalan antara tiga hingga empat meter.
Infrastruktur ini, kata dia, diharapkan bisa mempercepat akses petani menuju lahan pertanian, terutama saat musim hujan yang seringkali merusak jalan yang ada.
“Kami ingin memudahkan petani untuk mengakses sawah dan kebun mereka. Jalan yang rusak memperlambat semua proses, termasuk pengangkutan hasil pertanian. Jadi, kami perbaiki secara bertahap,” jelasnya.
Selain itu, sekitar Rp50 juta dari Dana Desa akan dialokasikan untuk normalisasi saluran irigasi sepanjang 500 meter. Program ini ditujukan untuk mengatasi masalah klasik yang kerap terjadi, seperti banjir saat musim hujan dan kekeringan di musim kemarau.
Dengan saluran irigasi yang baik, diharapkan aliran air lancar sehingga pertumbuhan tanaman dapat maksimal.
“Irigasi yang lancar sangat menentukan hasil pertanian. Kalau aliran airnya terhambat, sawah bisa tergenang atau kekeringan, dan itu pasti merugikan petani,” tutur Martin.
Martin berkeinginan melalui langkah-langkah ini dapat memperkuat ketahanan pangan di Desa Loa Raya dan mendorong perekonomian lokal agar lebih berkembang.
“Kami ingin agar pertanian di desa ini tumbuh mandiri dan berkelanjutan. Semua ini kami lakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.















