Balikpapan – Rapat Koordinasi Bidang Organisasi se-Kabupaten Kutai Kartanegara 2024 dibuka oleh Dafip Haryanto selaku Asisten III bidang Administrasi Umum Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) serta melakukan peresmian Aplikasi Sistem evaluasi kelembagaan dan analisis jabatan (SEKEJAB) yang digelar di Grand Ballroom Hotel MAXONE Balikpapan pada Rabu (6/11/24).
Dafip Haryanto mengatakan dalam sambutannya, bahwa Penyusunan Analisis Jabatan (ANJAB) berperan sangat penting dalam pengelolaan pemerintahan yang efisien dan efektif.
Dia berpendapat bahwa tugas, tanggung jawab serta kompetensi yang dibutuhkan untuk masing-masing posisi di perangkat daerah bisa diidentifikasi dengan jelas melalui ANJAB. Jumlah dan kualitas pegawai yang diperlukan sangat terbantu dengan ANJAB. Selain itu, setiap jabatan juga bisa dipastikan diisi oleh orang-orang yang tepat berdasarkan dengan keperluan organisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dafin juga mengatakan, pembentukan ANJAB adalah sebagai dasar untuk persiapan sumber daya manusia yang akurat, menambah produktivitas dan mendukung pelayanan publik yang maksimal di pemerintah daerah.
Maka dari itu, agar tujuan tersebut dapat terwujud maka diluncurkan aplikasi SEKEJAB yang berfungsi memudahkan dalam pengerjaan Anjab dengan sistem informasi yang memberikan kondisi kebutuhan jabatan dan pemangku jabatan di Kabupaten Kutai Kartanegara.
“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap aplikasi SEKEJAB karena Kehadiran aplikasi ini memberikan kemudahan proses penyusunan Anjab,” tuturnya.
Proses pengerjaan Anjab menjadi lebih akurat dan sistematis dengan adanya SEKEJAB. Selain itu, perangkat daerah akan mudah dalam menyelaraskan kebutuhan pegasai berdasarkan dengan kondisi faktual di lapangan.
Dia juga memberikan harapannya, agar persiapan kinerja dapat terlaksana dengan baik dan ada pada Laporan Kinerja Instansi Pemerintah sehingga dapat mewujudkan target kinerja yang telah ditetapkan dengan optimal.
Dafib juga menyinggung terkait hasil evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) agar dapat segera mengambil langkah dan membenahi semua rekomendasi yang berada dalam Laporan Hasil Evaluasi SAKIP.
”Harapan kita bersama adalah agar Kabupaten Kutai Kartanegara dapat meningkatkan predikat SAKIP menjadi BB” kata Dafip.
Harapannya, melalui kegiatan ini bisa berguna sebagai sarana bertukar pikiran dan pendapat supaya kinerja pemerintah daerah bisa terwujud dengan optimal dan masyarakat menjadi puas. Selain itu, visi misi Kabupaten dapat tercerna dengan baik.















