Samarinda — Dalam upaya mempersiapkan generasi muda Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai pemimpin masa depan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim mengadakan pelatihan kepemimpinan khusus bagi para mahasiswa.
Program ini dirancang untuk memberikan keterampilan kepemimpinan yang tidak hanya teoritis, tetapi juga praktis, sehingga peserta mampu langsung mempraktikkan kemampuan yang mereka pelajari.
Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mencetak pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan di berbagai situasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, kemampuan untuk memimpin kelompok kecil maupun besar menjadi fokus utama dalam kegiatan ini.
“Kami ingin memastikan setidaknya ada talenta pemimpin muda dari kalangan mahasiswa yang siap memimpin di masa depan,” ujar Rusmulyadi.
Program ini dirancang secara intensif, menggabungkan pembekalan teori selama dua hari dengan sesi praktik.
Setelah menerima berbagai materi kepemimpinan, peserta langsung diberi kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu tersebut dalam simulasi kepemimpinan.
Mereka berlatih mengatur anggota, menyelesaikan masalah secara kolektif, dan memandu tim dalam mengambil keputusan melalui musyawarah.
“Peserta kini mempraktikkan ilmu yang telah mereka dapatkan, mulai dari cara voting hingga musyawarah bersama sebelum mencapai keputusan,” tambah Rusmulyadi.
Dengan pendekatan yang mengutamakan pengalaman langsung, Dispora Kaltim berharap para peserta tidak hanya memahami teori kepemimpinan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam konteks nyata.
Kemampuan komunikasi dan pengambilan keputusan yang bijaksana menjadi salah satu aspek penting yang diasah dalam pelatihan ini, baik untuk memimpin kelompok kecil maupun besar.
“Harapannya, ilmu yang diberikan selama pelatihan ini bisa mereka aplikasikan di dunia nyata dan lingkungan kampus,” tutup Rusmulyadi.
Melalui program ini, Dispora Kaltim menunjukkan komitmennya dalam membina pemimpin masa depan yang berkompeten dan siap mengemban tanggung jawab di tingkat daerah maupun nasional.
Program ini diharapkan dapat menjadi awal bagi lahirnya generasi pemimpin yang tangguh, inovatif, dan berorientasi pada solusi dalam menghadapi tantangan ke depan. (ADV)















